Senin, 03 Mei 2010

Mutiara hati




Pernah kukira menyelam di dasar laut untuk mengumpulkan butir mutiara itu sangatlah mudah.Tapi ternyata sangkaan ku salah.Kadang aku tersesat di palung laut yang gelap,kadang juga aku harus berjibaku menghindari terkaman hiu yang tak kenal belas kasihan.Aku hanyalah seekor lumba2 yang ingin mempersembahkan sesuatu yang berkilau untuk seorang yang kusayang.Andai dia mau bersabar aku ingin mengumpulkan mutiara2 itu sampai cukup untuk ku hiaskan di tubuh cantiknya.Aku ingin mengalungkan di lehernya,aku inging menggiwangkan di lengannya,aku ingin sematkan di daun telinganya.sehingga nampak kilauan cahaya yang akan menambah keanggunan raut wajahnya.

Aku tau waktuku tidaklah banyak untuk mempersembahkan keindahan itu untuknya.Dia ingin sekali segera mengajaku terbang ke nirwana yang selama ini aku dan dia impikan.Tempat dimana hanya ada aku,dia,dan peri2 yang lucu.Indah nian negri khayalan kita berdua itu.

Tapi sayang aku masih harus tinggal lebih lama lagi di dasar laut ini.Karena mutiara yang ku kumpulkan belumlah cukup.Aku tidak akan kembali ke daratan sebelum tugasku benar2 terselesaikan dan aku berhasil mengumpulkan mutiara2 itu untuknya.

Andai suatu hari nanti ku kembali ke darat dan dia sudah tak nampak lagi menantiku.Aku akan menghempaskan kembali mutiara2 itu ke lautan.Akupun ingin menenggelamkan kembali diri ini ke samudra lain yang tentunya lebih dalam dan lebih gelap dari yang sekarang.

Andai dia tau aku takut jika semua itu benar2 menimpaku.Tapi sudahlah,hidup seekor lumba2 harus tetap berjalan meskipun tanpa sang putri.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | Free Samples