Jumat, 07 Mei 2010

Ini ITU apa?



Entah kenapa aku mencemaskan ini.Aku merasa harapan2ku denganmu mulai digerayangi oleh segala kenangan2mu dengannya.Aku memang manusia biasa yang tak tau menau apa yang ada dalam fikiran dan hatimu.Tapi sebagai orang yang paling sakit hati atas kehancuran yang menimpa dirimu dulu,aku sangat pantas untuk tidak menginfuskan masa lalumu di tengah2 mimpi kita berdua.


Tidakkah ada perasaan bersalah saat aku terbakar amarah oleh ulahmu itu.Meskipun "maaf"terujar dari lidahmu tapi itu sama sekali tidak mencerminkan perasaanmu yang penuh cinta untukku.Selalu saja saat aku memberikan "maaf" padamu kamu mengulangi hal yang sama.Layaknya lelucon bocah yang mudah dilupa sesaat iya terlelap dan termimpi.


Aku tak mengerti apakah aku ini pria yang tepat untukmu.Ah,rasanya tidak setelah apa yang terjadi berulang kali diantara kita.Waktu yang sudah kita lewatkan tidaklah sedikit.Hanya pertemuan sajalah yang membedakan hubungan kita dengan pasangan2 yang lain.Tapi waktu yang lama ini tidak membuatmu sadar akan pentingnya sebuah konsistensi dari kata2.


Capek.....aku harus menulis bait2 ini untukmu.Saat otak berputar,hati merasa,dan menggerakan saraf2 yang menfungsikan jari jemari untuk mengetik.Adakah dari bait2ku yang kutulis dan telah kau baca bisa menjadi pengingatmu akan perasaan cintaku yang teramat dalam untukmu wahai kasih.Lalu kenapa kau masih bergeming dari inginku yang mengharapkan kau menjauhinya selamanya.Tidakkah itu yang kau inginkan selama ini.Apa mungkin hanya karena aku sudah terlanjur menemanimu sehingga dirimu tak mau jujur tentang perasaanmu kepadaku yang mulai redup.Karena kamu kasihan padaku dan takut aku akan patah hati.


Sudahlah aku tak mau terus menerus mengadilimu.Kamu sudah cukup matang dan gemuk akan pengalaman tentunya mengerti mana yang salah dan benar.Terima kasih atas kesempatan yang membahagiakan selama ini.Meskipun aku mencemaskan saat kau berkata....."ada saatnya aku menentukan apakah ini awal dan akhir".Bagiku ini sebuah pelajaran hidup yang akan menambah bekalku guna menggali puncak dari segala pembelajaranku tentang hidup yang di cintai TUHAN yakni pelajarn IKHLAS.Semoga aku bisa mndpatkan keIKHLASan itu dan bisa berdiri diantara kerumunan orang2 yang di muliakan TUHAN.Amin ya rabb........

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | Free Samples